Test HIV Sekarang

Yang sebaiknya memeriksa HIV secara rutin antara lain:

  1. Orang yang memiliki pasangan seksual yang berisiko: Ini termasuk orang yang memiliki pasangan dengan status HIV positif atau yang tidak diketahui status HIV-nya.
  2. Orang yang memiliki banyak pasangan seksual: Mereka yang sering berganti pasangan atau berhubungan seksual tanpa kondom berisiko tinggi terinfeksi HIV.
  3. Pengguna obat-obatan terlarang: Mereka yang menggunakan jarum suntik bersama-sama atau terlibat dalam penggunaan narkoba suntik berisiko tinggi terpapar HIV.
  4. Pria yang berhubungan seksual dengan pria: Mereka lebih berisiko terinfeksi HIV karena kemungkinan tinggi terpapar melalui hubungan seksual anal.
  5. Orang dengan riwayat penyakit menular seksual (PMS): Individu yang pernah terdiagnosis PMS lain (misalnya gonore atau sifilis) berisiko lebih tinggi untuk tertular HIV.
  6. Wanita yang sedang hamil atau berencana hamil: Tes HIV sangat penting untuk ibu hamil agar dapat mengurangi risiko penularan ke bayi.
  7. Orang yang terpapar darah atau cairan tubuh yang terkontaminasi: Ini termasuk petugas medis atau siapa pun yang terpapar darah atau cairan tubuh orang dengan HIV.
  8. Orang yang pernah melakukan tindikan tubuh atau tato dengan alat yang tidak steril: Penggunaan alat yang tidak disterilkan dengan baik bisa menjadi jalan penularan HIV.
  9. Orang yang pernah menerima transfusi darah atau produk darah sebelum 1985: Sebelum tahun 1985, pemeriksaan HIV belum dilakukan terhadap produk darah.

About

Comments are closed.